Full Moon over Jakarta

Scene ini sudah saya incar sejak bulan lalu. Namun pada saat itu saya sedang tidak membawa lensa tele dan tripod saya. Lagi pula saat itu timingnya bersamaan dengan sholat tarawih. Masa’ saya dapat foto satu bulan tapi tidak mendapatkan kesempatan untuk meraih seribu bulan? Maka purnama kali ini saya sudah siap-siap dengan gear saya sejak berangkat kerja pagi harinya. Setelah mempelajari timing yang tepat di aplikasi Stellarium, dan mengingat bahwa semalam adalah tepat 2 minggu setelah malam takbiran, maka saya memotret foto berikut ini.

Canon EF 70-200 mm at 70 mm, ISO 200, f/9.0, 4 second

Saya setiap hari berada di spot ini dan menikmati pemandangan yang indah ini. View inilah yang selalu terpampang setiap saya mau mengambil mobil saya di tempat parkir gedung di kantor saya. Bagaimana tidak gatal tangan saya untuk segera memotret scene ini pada momen yang tepat? Maka pada malam itu saya naik sampai lantai tertinggi di gedung parkir tersebut untuk mengambil gambar ini.

Ini adalah frame ke-dua yang saya ambil pada malam itu. Setting ini saya pilih dengan pertimbangan bahwa bulan bergerak cukup cepat. Jika saya menggunakan long shutter speed, maka bulan akan tampak lonjong. Maka bukaan tidak boleh terlalu sempit namun tetap bisa menampakkan deretan gedung-gedung dan bulan purnama yang tetap tampak tajam semua. ISO tidak boleh terlalu tinggi untuk menghindari noise. Setelah itu bulan bergerak makin tinggi, diameternya tampak makin kecil, dan cahayanya makin terang. Makin kontras dengan cahaya lampu-lampu gedung. Hal ini membuat metering jadi makin sulit. Kalau kita metering ke bulan, lampu-lampu dan deretan gedung jadi under exposure. Kalau kita metering ke lampu-lampu gedung, bulan menjadi over exposure. Dalam situasi seperti ini, pilihan kita hanya Auto Exposure Bracketing. Saya sudah ambil beberapa gambar dengan AEB, namun belum sempat mengolahnya pada post-processing. Ada pendapat atau pengalaman lain?


Penulis
Penulis

Bagus Herlambang adalah seorang ayah, suami, fotografer, musisi, dan dokter bedah jantung, dalam urutan tersebut.

Potretbagus Signature

© 2019 Bagus Herlambang All Rights Reserved


Anda menyukai website ini? Ingin memiliki website atau blog seperti ini juga? Saya membuatnya dengan WordPress. Tidak sulit kok. Silakan kunjungi tautan ini untuk mempelajarinya lebih lanjut. Gratis, atau dapatkan kredit US$25 dengan semua tipe layanan berbayar dengan membelinya melalui tautan ini.

You like this website? Do you want to have a website or blog like this? I made it with WordPress, the best and beginner-friendly Website Builder. Visit this link to learn more about it. You can start your free blog or earn US$25 credit with any paid plan by sign up thru this link.

Share to Social Media:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tuliskan komentar Anda